ARSYAD INDRADI: Anggur Duka Pengobat Jiwa

Oleh: East Star from Asia

HANYA itu yang mampu terucapkan, semuanya luluh di matamu/ bulan yang tinggal seiris diamdiam bergegas ke rerumpun ilalang menumpahkan/ anggurdukanya. (Arsyad Indradi – Cermin Akhir Tahun).
ANGGUR DUKA, judul antologi yang memuat 75 buah puisi ini. Kata anggur dua kali disebut dan kata duka sembilan buah, pada delapan puisi saja. Dan, pasangan kata anggur – duka, hanya pada puisi pendek tiga baris Cermin Akhir Tahun. Namun, pada puisi-puisi yang beragam tema dari tentang diri pribadi, sahabat, sosial, nasionalisme, adat budaya, lingkungan, sampai ketuhanan, sangat banyak ungkapan kata senada dengan anggur dan duka.

Tentu, sekali lagi, selaku pembaca boleh curiga atau menambah perhatian akan kemungkinan keistimewaan Cermin Akhir Tahun, menyimpul semua yang tumpah terucap.

Untuk memuluskan jiwa mereguk Anggur Duka, ini cuplikan bait puisi berkenaan dua kata itu: Disebuah Watas (puisi ke sembilan), Di serambi villa,/ Mencuci segala dukalara/Kulunaskan riwayat yang sudahsudah/ Didekapan cahya matamu. Lalu, Mestikah Risau : Memoriam Kalimantanku punah (14), Mestikah risau. Sebab masih ada guntungguntung tempat mencuci duka. Masihkah risau. Kemudian, Cermin Akhir Tahun (16) hanya itu yang mampu terucapkan, semuanya luluh di matamu/ bulan yang tinggal seiris diamdiam bergegas ke rerumpun ilalang menumpahkan/ anggurdukanya. Berikutnya, Masih Membaca Malam Rindu Yang Dalam (33) Syair membasah dijelagamalam/ Untaidemiuntai kujemur di ayatayatzikir/ Kujemur segala duka. Juga, Reruntuhan Hujan (34), Di dalam rindu. Mestinya tak perlu duka./ Tapi siapakah yang menggetargetar padang ilalang/ yang kehilangan rimba ?/ Anggur. Selain, Bawanang (54) Sebab kedamaian hakiki yang tertulis dalam kitab keharingan/ Telah tercemar/ Penambang intan dan emas yang datang/ Membunuh riamriam dan sungaisungai/ Puakapuaka terusir ke padang kedawang/ Paramasan berduka/ Paramasan berduka dalam tapa yang menyimpan misteri sunyi. Dan, Sajadah Rindu (67) Memandang langit dikepak burungburung/ Karang tempat berteduh dukalara. Serta terakhir, Kwatrin Rindu (69) Hai datanglah yang menjadikan/aku duka/ Tapi jangan kau usik lagi rinduku/ Alir nafas mengalir asmamaha/ muara kasih sayang/ Dimana tempat kan berajal
Adakah tambahan lain memaknai antologi Anggur Duka? Anggur tanaman buah perdu merambat untuk minuman, jus, jelly, minyak biji, kismis, atau dimakan langsung. Ditanam sejak 4000 SM di Timur Tengah. Pengolahan minumannya baru tahun 2500 SM oleh bangsa Mesir, yang cepat tersebar ke berbagai penjuru dunia, apalagi setelah buah ini dibawa Columbus mengitari dunia. Ragam warna buahnya merah, ungu, hijau dan kuning. Minuman anggur hasil fermentasi gula anggur, dengan jenis Red Wine, White Wine, Rose Wine, Sparkling Wine, Sweet Wine, dan Fortified Wine: Anggur terkenal bermanfaat, mampu memperbaiki fungsi ginjal, membentuk sel darah, antivirus dan antikanker, meningkatkan kecantikan kulit dan menurunkan kadar kolesterol. Anggur juga menghilangkan rasa capek, menguatkan jantung, serta mampu membersihkan racun di dalam hati. Sedang kata duka, mengacu pada suatu keadaan emosi yang ditandai dengan perasaan dari kerugian, kehilangan, dan tak berdaya.
Adalah sangat mungkin, antologi Anggur Duka tumpahan beragam warna duka yang diolah ucap menjadi anggur hidup pengobat jiwa. Tempat bagi penyair mencuci dan menjemur segala yang menjadikannya duka. Juga untuk pembaca siapa pun sebentar melepas dahaga, yang capek mendengar, melihat dan merasakan racun kehidupan serupa.
ANDA tidak mereguk maknanya?
*) East Star from Asia, Sastrawan Kalimantan Selatan, sementara berdomisili di Banjarbaru.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: