Lima Puisi Romantis Dari Facebook (2)

Kinanti, Kata Menanti
oleh Rama Prabu

:/senja merah

kala surya tenggelam
sepasang pelangi hitam naik ke batang malam
menarik layar panjang sumbu gurindam
patahan salam

seorang puan duduk di ladang kata
menjahit gerimis jadi mutiara
kemala serayu pucuk gemala

ada cinta di matanya!
binar yang dulu pernah kubaca tanpa membuka halaman
bagai gema, lalu kita bertanya dari mana arah suara
dari mana kanti mendendang pupuh kinanti
mendaraskan riwayat kata menanti

jika ada satu cara nuraga
saling mencinta tapa curiga
aku percaya itu datang dari patahan bulan
notula dari rahim kalangwan
mantra pancatantra seorang pangeran

note:
*) gemala itu dari gemal, gemal itu berkas/ikatan (buku/padi)
*) kanti itu teman, sahabat atau rekan
*) nuaraga itu berbagi rasa, simpati
*) notula itu catatan
*) pancatantra itulima cerita fabel.

Bandung, 20 Januari 2011

hujan rindu
oleh Oase Senja

hujan sudah turun
adakah kau tititp rindu di keruncingannya
sebab setiap hari aku mengecap semua cumbuannya yang turun
dikala ku rasakan kehampaan pada semua gemuruh

maka ku termangu menunggu cerah datang menyergap hatiku
menikmati aroma hujan yang masih tersisa
yang mungkin kau sisakan rindu di sana
dan pabila ku hanya menemukan daun-daun berjatuhan
terbawa angin menuju utara
maka itulah pertanda
aku terlalu mencintaimu

Sajak Rindu petikan dawaimu
oleh Rini Intama

Petikan dawaimu menelanjangiku
aku telanjang di atas langit malam
imajinasi liarku menari meliuk liuk lepas
memanggang hasrat menggelinjang
menunggu embun bebas mengecupku lembut

petikan dawaimu memukau, tarianku melemah
keberanianku tak tangguh kukuh
aku bagikan kisah bagai langit luruh
di antara suara rindu bergemuruh

Petikan dawaimu memukau
oh… rinduku pada Ilalang

Petikan dawaimu mengalun
menggairahkan pesona di ujung penantian

Petikan dawaimu
dan aku di sini di kaki langit

Hamami Adaby

BERUMAH DIMANA?
: Hudan Nur

Ketika hati telah menjadi liar dan menggerayap
tak bisa aku menghitung banyak bintang
seperti telah kusiapkan sebuah rumah di danau puisi.

Ketika sendiri menyambangi bulan purnama
tak merindukan cahayamu, buat apa karena kita tak mengerti, yang
inginku berumah cerita 1000 sungai, lalu kita coba berenang diatasnya
sambil bercerita tentang keindahan bukan derita masa kemarin.

Ketika kau luluhkan matahari, biarkan tetap berdiri, sekali pun
engan senyum lalu kau tak membuka pintu
aku mengerti yang tak perlu kita eja satu-satu aksara
ingin membangun villa novelet, begitu
kau tak sepakat masuk, kubiarkan!

Martapura, 5 Januari 2011

TERHEMPAS KALAH KARENA LELAH
oleh Monique Wien’z

aku bukan pedagang yang sanggup membeli cintamu
meski engkau tawarkan potongan harga menawan
karena aku bukan juragan yang suka dunia tawar menawar
aku juga bukan pujangga yang pandai mengolah aksara
lantas merayumu dengan berlarik-larik syair rayuan
hingga engkau tergoda,terpedaya dalam pesona kata
memasrah bagai jiwa tersihir mantra peluruh sukma
sungguh engkau keliru,aku tak punya daya
bahkan menebus cintaku yang tergadaipun aku tak sanggup
karena aku bukan peramal yang pandai membaca isi hati
aku terlahir sebagai seorang pemimpi yang meyakini naluri
kini bibirku mengunci ,melipat rasa yang tersembunyi
cermin tak kan lagi sanggup memantulkan bayanganku
sekalipn engkau mengaisi sisa-sisa gambar yang terserak
kini wujudku adalah angin yang lepas dari genggaman jemari
melayang senyaman awan terbang bagai burung manyar
tak lagi tersentuh meski engkau mengeluh membanjir peluh
rasaku padamu lilin meluruh tersiram panas bara
hanyut melarung di pusaran arus yang mengumpar
melenyap tak berbekas bagai lukisan tak berkanvas .

KOTA DINGIN ; 15-01-2010

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: